Mata Kering: 7 Penyebab Utama dan Cara Mencegahnya
Mata kering adalah kondisi umum yang dialami banyak orang di era digital. Kondisi ini terjadi ketika mata tidak memproduksi cukup air mata atau air mata menguap terlalu cepat. Mata kering dapat menyebabkan ketidaknyamanan, mengganggu penglihatan, dan mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Artikel ini membahas 7 penyebab utama mata kering dan cara menghindarinya untuk menjaga kesehatan mata.
Fungsi Air Mata
Air mata memiliki peran penting dalam melumasi mata, membersihkan debu dan partikel asing, serta melindungi mata dari infeksi. Ketika produksi air mata terganggu, mata menjadi kering, merah, dan terasa perih.
7 Penyebab Mata Kering dan Solusinya
1. Penggunaan Gadget Berlebihan
Saat menatap layar komputer, smartphone, atau tablet, frekuensi kedipan berkurang dari normal 15-20 kali per menit menjadi 5-7 kali per menit. Hal ini menyebabkan air mata lebih cepat menguap.
Solusi: Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.
2. Faktor Lingkungan
Udara kering dari AC, pemanas ruangan, iklim panas, asap rokok, dan polusi udara dapat mempercepat penguapan air mata dan mengiritasi mata.
Solusi: Gunakan humidifier di ruangan ber-AC, hindari paparan asap rokok, kenakan kacamata pelindung di lingkungan berpolusi, dan gunakan kacamata dengan pelindung samping saat angin kencang.
3. Faktor Usia
Produksi air mata menurun seiring bertambahnya usia, terutama pada wanita setelah menopause karena perubahan hormonal.
Solusi: Konsumsi makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon, kacang-kacangan, dan biji rami untuk meningkatkan kualitas air mata.
4. Penggunaan Lensa Kontak Tidak Tepat
Lensa kontak dapat menghambat oksigenasi kornea dan menyerap kelembaban alami mata.
Solusi: Pilih lensa kontak dengan bahan yang sesuai, bersihkan secara rutin, jangan kenakan terlalu lama, beri waktu istirahat untuk mata, dan konsultasikan dengan dokter untuk lensa kontak khusus jika mengalami mata kering kronis.
5. Penyakit Sistemik dan Obat-obatan
Penyakit seperti diabetes, rheumatoid arthritis, lupus, serta obat-obatan tertentu seperti antihistamin, dekongestan, dan antidepresan dapat memengaruhi produksi air mata.
Solusi: Diskusikan dengan dokter tentang alternatif obat jika mengalami mata kering, dan jangan menghentikan pengobatan tanpa konsultasi medis.
6. Kurang Asupan Cairan dan Nutrisi
Dehidrasi mengurangi produksi air mata, sementara kekurangan vitamin A, D, dan omega-3 memperburuk kondisi mata kering.
Solusi: Minum minimal 8 gelas air per hari, konsumsi makanan seimbang dengan sayuran hijau, wortel, dan ikan berlemak, serta konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk suplemen.
7. Kebiasaan Buruk
Menggosok mata dapat memperparah iritasi dan mata kering, serta membawa bakteri dan kotoran yang menyebabkan infeksi.
Solusi: Gunakan tetes mata pelumas (air mata buatan) tanpa pengawet untuk penggunaan jangka panjang jika mata terasa gatal atau kering, dan simpan sesuai petunjuk untuk menjaga sterilitas.
Gejala dan Penanganan Medis
Gejala mata kering meliputi sensasi berpasir, gatal, kemerahan, dan penglihatan kabur. Dalam kasus parah, dapat menyebabkan kerusakan kornea. Jika gejala berlanjut lebih dari beberapa hari atau disertai nyeri hebat, segera konsultasikan ke dokter mata. Dokter dapat melakukan tes seperti Schirmer test untuk mengukur produksi air mata dan merekomendasikan pengobatan yang tepat.
Pencegahan Utama
Lakukan pemeriksaan mata rutin setahun sekali, lindungi mata dari sinar UV dengan kacamata hitam, istirahatkan mata secara berkala selama aktivitas yang membutuhkan fokus visual, dan olahraga teratur untuk meningkatkan sirkulasi darah ke mata.
Kesimpulan
Mata kering adalah kondisi yang bisa dikelola dengan perubahan gaya hidup dan perawatan yang tepat. Dengan memahami penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah proaktif untuk mencegahnya. Mulailah dengan langkah sederhana seperti mengurangi screen time, menjaga hidrasi, dan menggunakan pelindung mata. Jika diperlukan, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Kesehatan mata yang baik akan mendukung kualitas hidup yang lebih baik.